Pages

Jumat, 14 Agustus 2020

MENGENAL KONSEP IP-PBX

 

 PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik.

KONSEP DASAR PROGRAM, PEMROGRAMAN DAN BAHASA PEMROGRAMAN

 

A.    PROGRAM, PEMROGRAMAN DAN BAHASA PEMROGRAMAN

Program adalah instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer untuk melaksanakan tugas tertentu, sedangkan pemrograman adalah upaya untuk membuat kode-kode yang dikenal oleh komputer. Seperti halnya manusia yang diciptakan dengan  berbagai bahasa, agama, suku dan golongan, komputer juga memiliki bahasa yang dikenal dengan bahasa pemrograman. Perbedaan bahasa manusia dan bahasa komputer terletak pada keragamannya. Manusia memiliki ribuan bahkan jutaan bahasa sedangkan komputer hanya memiliki satu bahasa saja yaitu bahasa mesin. Bahasa mesin terdiri dari kode-kode biner 0 dan 1, yang tentunya menyulitkan manusia untuk mamahaminya, sehingga diciptakan bahasa yang dapat membantu manusia mengartikan dan membuat kode-kode tersebut yang kemudian dikenal dengan bahasa pemrograman.

Selasa, 11 Agustus 2020

KONVERSI BILANGAN


Konversi bilangan adalah suatu proses dimana satu system bilangan dengan basis tertentu akan dijadikan bilangan dengan basis yang lain. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni :

KOMUNIKASI DATA

 

KB 3 KOMUNIKASI DATA

 

Pengertian komunikasi adalah suatu system yang dipergunakan oleh seseorang/lembaga/alat dalam memberikan suatu pesan kepada orang/lembaga/alat, dengan harapan orang dalam suatu lembaga yang menerima pesan (user) tersebut melalui suatu peralatan mengerti/memahami isi pesan tersebut.

 

Senin, 10 Agustus 2020

PETA MINDA

 

Salah satu cara untuk memvisualkan proses berpikir adalah dengan menggunakan peta minda (peta minda). Peta Minda dibuat oleh Tony Buzan tahun 1974 berdasarkan cara kerja otak kita dalam menyimpan informasi.

 

Peta Minda adalah representasi grafis konkret yang dapat menunjukkan bagaimana suatu konsep berhubungan atau terkait dengan konsep lain yang termasuk dalam kategori yang sama. Peta minda adalah skema atau ringkasan hasil pembelajaran. Peta minda juga disebut sebagai peta konsep (pemetaan minimal).

 

Peta Minda yaitu salah satu kemungkinan visual-spasial dalam bentuk kecerdasan ganda atau kecerdasan beragam yang sekarang digunakan dalam sistem pembelajaran sekolah.

Setelah mempelajari suatu bab, semua siswa didorong untuk menguasai teknik ini untuk mengingat dan meninjau kembali pemahaman siswa tentang bab itu. Banyak orang percaya bahwa teknik ini sulit digunakan. Faktanya, teknik ini memudahkan siswa untuk mengingat fakta-fakta penting yang telah mereka pelajari.

Waktu yang tepat untuk menggunakan peta minda ini digunakan di awal setiap sekolah dan di akhir ujian. Siswa sangat disarankan untuk berlatih peta minda dari awal agar memudahkan siswa untuk menguasai semua mata pelajaran dengan baik dan cemerlang.

Metode Pembelajaran Peta Minda

Metode pembelajaran membantu siswa untuk mempelajari materi pembelajaran dengan lebih mudah. Semakin kreatif metode yang digunakan, semakin mudah bagi siswa untuk belajar.

Metode pembelajaran tidak boleh monoton karena mereka tentu saja membosankan. Untuk alasan ini, metode pembelajaran yang unik, menghibur dan efektif diperlukan untuk menghasilkan minat dalam belajar.

Salah satu metode pembelajaran yang membuat efektif bagi setiap siswa untuk mempelajari hal-hal baru adalah metode peta minda. Peta minda atau yang lebih dikenal dengan Mind Map pada awalnya dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang psikolog dari Inggris.

Metode ini juga dikenal sebagai Peta minda yang dirancang khusus untuk memudahkan siswa dalam mempelajari dan mengekspresikan pemikiran siswa tentang suatu masalah dan memahami konsep kewirausahaan, maka metode ini sangat diperlukan.

Manfaat Peta Minda

Berikut adalah manfaat yang didapatkan ketika menerapkan peta minda:

1. Manfaat Bagi Guru

·      Membantu guru untuk memahami konsep-konsep berbeda dari subjek yang akan diajarkan dan dapatkan wawasan baru.

·         Membantu guru untuk mengenali koneksi logis antara konsep-konsep tertentu.

·         Membantu menghindari ide yang salah dari siswa.

·         Membantu mengatur urutan kegiatan belajar mengajar di kelas.

·       Dengan mengidentifikasi konsep sebelum membuat kartu konsep, guru dapat secara unik menemukan topik ilmiah untuk menentukan topik yang akan diperiksa.

·         Membantu untuk menilai siswa.

·         Sebagai instrumen untuk mempromosikan pembelajaran kooperatif.

·         Membantu siswa memahami pemahaman sebelum belajar.

2. Manfaat Bagi Siswa

·         Mengajak siswa secara tidak langsung untuk mengembangkan suatu ide/gagasan.

·         Membantu siswa memvisualisasikan rencana juga pikiran.

·         Membantu Anda belajar mengembangkan kerja project lebih teratur dan berurutan.

·         Membantu untuk membuat kerangka/rencana alur cerita.

·         Membantu memahami sesuatu sehingga menambah wawasan baru.

·         Peta minda juga sangat bermanfaat untuk merangsang kinerja otak kanan dan otak kiri secara bersamaan..

Jenis-jenis Peta Minda

Berikut adalah jenis-jenis dari peta minda:

1.     Flow Map adalah peta pikiran yang digunakan untuk membuat urutan proses.

2.     Multi Flow Map adalah peta pikiran yang menunjukkan dan mempelajari sebab dan akibat dari suatu peristiwa.

3.     Bridge Map adalah peta pikiran yang digunakan untuk menggambarkan analogi yang menggunakan faktor koneksi antara satu konsep dan lainnya.

4.     Bubble Map adalah salah satu peta minda yang umumnya menggunakan kata-kata deskriptif dan penjabaran setiap konsep.

5.     Brace Map adalah pemetaan mental yang secara fisik memeriksa objek dalam bentuk nama atau deskripsi objek.

6.     Tree Map adalah peta pikiran yang mengklasifikasikan setiap konsep berdasarkan kategori tertentu.

7.     Double Bubble Map adalah peta pikiran yang umumnya membandingkan berbagai konsep secara bersamaan.

8.     Circle Map adalah peta pikiran yang umumnya menggunakan skema menyeluruh yang berisi konteks pengetahuan yang berbeda.

Fungsi Peta Minda

Peta minda sangat penting untuk kepraktisan siswa karena memiliki beberapa fungsi, yang tercantum di bawah ini:

1.     Fungsi peta minda untuk menghemat waktu belajar.

2.     Sebagai salah satu struktur dari metode pembelajaran.

3.     Berfungsi untuk memperkuat ingatan para siswa.

4.     Berfungsi agar siswa dapat menafsirkan semua pelajaran yang telah mereka pelajari.


Contoh Peta Minda

Di bawah ini adalah beberapa contoh dari peta minda:

1. Peta Minda Pohon

Peta Minda Pohon adalah peta konseptual yang menyerupai bentuk pohon. Tentu saja, ide ini sangat cocok untuk pecinta alam, tetapi perlu dicatat bahwa membuat peta minda pohon ini tidaklah mudah.


2. Peta Minda Sekolah

Peta Minda Sekolah tentu memiliki berbagai jenis yang sesuai dengan jenis topik. Dalam hal ini, Anda dapat membuat peta minda berdasarkan topik yang diberikan.

Membuat peta minda sekolah ini tidak mudah, karena harus dibuat semenarik mungkin, yang nantinya bahan akan dibakar yang ada di dalamnya. Dengan peta minda sekolah yang menarik ini siswa akan memahami materi dengan sangat mudah.


3. Peta Minda Kelompok Sosial

Di lingkungan masyarakat, tidak pernah lepas dari nama kelompok sosial. Bagi Anda yang mengerti atau mempelajari kelompok sosial ini, lebih mudah menggunakan metode peta minda kelompok sosial di dalamnya.


Cara Membuat Peta Minda

Membuat peta minda untuk memvisualkan ide/gagasan bukanlah sesuatu yang sulit. Berikut adalah beberapa video tutorial cara sederhana memvisualkan gagasan.

Cara membuat Peta Konsep dengan Microsoft Word

Membuat Peta Konsep dengan Mind Mapping


Sabtu, 01 Agustus 2020

UNSUR-UNSUR TATA LETAK



Sebuah karya desain merupakan susunan dari unsur-unsur desain yang terdiri dari bagian-bagian terpisah selanjutnya ditata dan diletakkan pada suatu ruang untuk menjadi kesatuan yang memiliki makna, sehingga disebut sebagai unsur-unsur tata letak. Unsur-unsur tersebut haruslah dipahami oleh desainer grafis agar dapat menghasilkan komposisi desain yang estetik, harmonis, komunikatif dan menyenangkan untuk dinikmati audiens. Unsur-unsur yang dimaksud di antaranya, garis (line), ilustrasi (ilustration), tipografi (typografi), warna (color), gelap terang (value), tekstur (texture), dan ruang.

Kebutuhan Peralatan dan Software Server VoIP



VoIP pada dasarnya beroperasi menggunakan jaringan computer berbasis internet dengan menggunakan protokol TCP/IP, tetapi bukanlah hal yang wajib dipenuhi dalam jaringan intranet. Oleh karena itu, VoIP dapat dioperasikan menggunakan jaringan internet publik maupun pada jaringan internal di LAN.

STRUKTUR DASAR ALGORITMA



Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah- langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada tiga, yaitu:

Minggu, 26 Juli 2020

Cara Membuat Flowchart (Bagan Alir) Di Microsoft Word




Flowchart (bagan alir) adalah rangkaian simbol-simbol yang menjelaskan langkah sebuah proses atau alur kerja (workflow). Bagan alir dibuat untuk menunjukkan tahapan proses yang harus dilalui dalam suatu sistem. Salah satu software populer terbaik untuk membuat flowchart dan berbagai jenis diangram lainnya adalah Microsoft Visio.
Namun, bagaimana bila Anda ingin membuat flowchart sedangkan Anda tidak memiliki software Microsoft Visio. Anda bisa menggunakan salah satu aplikasi yang ada di Microsoft Office, misalnya Microsoft Word. Microsoft Word memiliki fitur Shape yang didalamnya terdapat berbagai shape (bentuk) yang mewakili simbol-simbol flowchart dan konektor flowchart.

1. Menambahkan kanvas gambar.

Bila Anda menggambar flowchart langsung di dokumen Microsoft Word, Anda tidak akan kesulitan ketika menggunakan simbol flowchart, namun Anda akan menemui kesulitan ketika menggunakan konektor yang menggambarkan arus proses di flowchart. Anda dapat mengatasi kesulitan ini dengan menambahkan kanvas gambar (drawing canvas). Membuat flowchart di Microsoft Word dengan kanvas gambar memudahkan Anda menggunakan konektor nantinya.
Untuk menambahkan kanvas gambar (drawing canvas) ke dalam dokumen Microsoft Word, pastikan Anda telah berada di tab Insert, klik tombol Shapes dan di bagian paling bawah, pilih New Drawing Canvas.

Kanvas gambar (drawing canvas) langsung ditambahkan di dokumen Microsoft Word dan tab Format kini menjadi tap aktif. Ukuran kanvas gambar dapat diubah sesuai kebutuhan menggunakan handle (lingkaran kecil) yang ada di setiap sisi dan sudut kanvas.

2. Menggambar simbol flowchart.

Untuk mengambar simbol flowchart, pastikan tab Format masih aktif, di kelompok Insert Shapes, klik salah satu shape yang mewakili simbol flowchart yang ingin digambar (1). Anda juga bisa menggunakan tiga tombol anak panah yang terletak di sisi kanan untuk mencari shape flowchart yang diinginkan (2).
Anda dapat mulai menggambar simbol flowchart di kanvas gambar dengan cara mengklik dan menyeret (click and drag). Ulangi langkah di atas bila Anda ingin menggambar simbol flowchart lainnya.

3. Menambahkan teks pada shape simbol flowchart.

Anda dapat menambahkan teks pada shape flowchart dengan cara mengklik kanan mouse tepat di shape flowchart dan dari daftar menu pintas, pilih Add Text.


4. Menggunakan konektor.

Untuk mengambar konektor, pastikan tab Format masih aktif, di kelompok Insert Shapes, klik salah satu shape yang mewakili konektor (line) yang ingin digambar (1). Anda bisa menggunakan tiga tombol anak panah yang terletak di sisi kanan untuk mencari shape konektor yang diinginkan (2).

Ketika menggambar konektor, pastikan Anda memanfaatkan titik koneksi (bulatan kecil) yang muncul ketika mendekatkan mouse pada shape flowchart. Klik tepat di titik koneksi pada shape flowchart pertama, kemudian seret mouse ke shape flowchart berikutnya dan klik tepat di titik koneksinya.


Klik disini untuk meLihat kembali daftar simbol-simbol yang digunakan dalam membuat flowchart

TUGAS:

Untuk lebih memahami materi ini, cobalah untuk membuat flowchart memasak mie instan 

Kirimkan hasil latihanmu, DISINI.

                  ======  Semangat Belajar Semangatlah Berkarya  ======

SISTEM BILANGAN




1.2.1. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu :

            Memahami sistem bilangan ( decimal,biner, octal, heksadesimal )

            Menjelaskan sistem bilangan ( decimal,biner, octal, heksadesimal )
  
1.2.2. Rangkuman

A. Sistem Bilangan Desimal

Sistem bilangan desimal menggunakan 10 macam simbol bilangan berbentuk 10 digit angka, yaitu 0, 1 , 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal menggunakan basis atau radiks 10 . Bentuk nilai suatu bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) atau pecahan desimal (fraction decimal). Integer desimal adalah nilai desimal yang bulat, misalnya nilai 8598. Yang dapat diartikan.
      8  x 103 = 8000
      5  x 102 =  500
9
x 101
=
90
8
x 100
=
8
    +

             8598

Absolut value merupakan nilai muilak dari masing-masing digit di bilangan. position value (nilai tempat) merupakan penimbang atau bobot dan masing-masing digit bergantung pada posisinya,yaitu bemilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya.

Tabel 1.2. Bilangan Desimal

Posisi digit ( dari kanan )

Nilai Tempat
1
100
= 1
2
101
= 10
3
102
= 100
4
103
= 1000
5
104
= 10000

Oleh karena itu, nilai 8598 dapat juga diartikan dengan (8 X 1000) + (5 X 100) + (9 x 10) + (8x 1). Pecahan desimal adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan di belakang koma, misalnya nilal 183,75 adalah pecahan desimal yang dapat diartikan:
      x  102   = 100
      x  101   = 80
      x  100   = 3
      x  10-1  = 0,7
      x  10-2  = 0,05

+

183,75

Baik integer desimal maupun pecahan desimal dapat ditulis dengan bentuk eksponensial. Misalnya nilai 82,15 dapat dituliskan 0,8215 X 102. Setiap nilai desimal yang bukan nol dapat dituliskan dalam bentuk eksponensial standar (standard exponential form), yaitu ditulis dengan mantissa dan eksponen. Mantissa merupakan nilai pecahan yang digit pertama di belakang koma bukan beniilai nol.

B. Sistem Bilangan Biner

Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis 2 yang hanya mempunyai 2 digit yaitu 0 dan 1. 0 dan 1 disebut sebagai bilangan binary digit atau bit. Bilangan biner ini digunakan sebagai dasar kompetensi digital. Bobot faktor untuk bilangan biner adalah pangkat / kelipatan 2.

Sistem bilangan biner menggunakan 2 macam simbol bilangan berbentuk 2 digit angka, yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner menggunakan basis 2 .

Nilai tempat sistem bilangan biner merupakan perpangkatan dan nilai 2 sebagai berikut.

Tabel 1.3 Bilangan Biner

Posisi digit ( dari kanan )
Nilai Tempat
1
20
= 1
2
21
= 2
3
22
= 4
4
23
= 8
5
24=16

Atau dapat juga dituliskan dalam bentuk persamaan:

an-1 2n-1 + an-2 2n-2 + …… + a0

Atau dapat juga ditulis dalam bentuk :

Contoh Soal

1. berapakah nilai bilangan desimal dan bilangan bilangan biner berikut ini.
a. 10012
= ……………10



b. 1011012
= ……………10



c. 111001102
= ……………10



Penyelesaian:






a. 1001=






8

4
2
1












1

0
0
1








Maka  :  8 + 1 = 910




atau






10012
=20+21






=1+8






=910





b. 1011012
= a5 x 25 + a4 x 24 + a3 x 23 + a2 x 22 + a1  + a0

= 1  x 32+0  x 16 +1
x  8 + 1  x 4 + 0 x 2 + 1

=32+0+8+4+0+1



=4510






c. 111001102=


128
64
32
16
8
4
2
1











1

1
1
0
0
1
1
0










111001102
=128+64+32+4+2






= 23410







C. Sistem Bilangan Oktal

Sistem bilangan oktal (octal number system) menggunakan 8 macam simbol bilangan, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Sistem bilangan oktal menggunakan basis 8 . Nilai tempat sistem bilangan oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 sebagai berikut.


Tabel 1.4 Bilangan Oktal

Posisi Digit ( Dari Kanan)
Nilai tempat
1
80
=1
2
81
= 8
3
82
= 64
4
83
= 512
5
84
= 4096

Misalnya bilangan oktal 1213 di dalam sistem bilangan desimal bernilai 1 x 83 + 2 x 82 + 1 x 81 + 3 x 80 = 1 x 512 + 2 x 64 + 1 x 8 + 3 x 1 = 512 + 128 + 8 + 3 = 651 atau ditulis dengan notasi: 12138 = 65110


D. Sistem Bilangan Heksadesimal


Sistem bilangan heksadesimal (hexadecimal number system) menggunakan 16 macam simbol, yaltu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C. D, E, dan F. Sistem bilangan heksadesimal menggunakan basis 16. Sistem bilangan heksadesimal digunakan untuk alasan-alasan tertentu di beberapa komputer, misalnya IBM System/360, Data General Nova, PDP — 1 1 DEC,

Honeywell, beberapa komputer mini dan beberapa komputer mikro. Sistem bilangan heksadesimal mengorganisasikan memori utama ke dalam suatu byte yang terdiri dari 8 bit (binary digit). Masing-masing byte digunakan untuk menyimpan satu karakter alfanumerik yang dibagi dalam dua grup masing-masing bagian 4 bit. Bila satu byte dibentuk dari dua grup 4 bit, masing-masing bagian 4 bit disebut dengan nibble. 4 bit pertama disebut dengan high-ordernibble dan 4 bit kedua disebut dengan low-order nibble.

Bila komputer menangani bilangan dalam bentuk biner yang diorganisasikan dalam bentuk grup 4 bit, akan lebih memudahkan untuk menggunakan suatu simbol yang mewakili sekaligus 4 digit biner tersebut. Kombinasi dari 4 bit akan didapatkan sebanyak 16 kemungkinan kombinasi yang dapat diwakili sehingga dibutuhkan suatu sistem bilangan yang terdiri dari 16 macam simbol atau yang berbasis 1, yaitu sistem bilangan heksadesimal. Digit 0 sampai dengan 9 tidak mencukupi, maka huruf A, B, C, D, E dan F dipergunakan. Misalnya bilangan biner 11000111 dapat diwakili dengan bilangan heksadesimal menjadi C7.

Nilai hexadesimal C7 tersebut dalam sistem bilangan desimal benilai:
C716                  = C X 161 + 7 x 160

    12X16+7X1

    192+7
    19910

Nilai tempat sistem bilangan heksadesimal merupakan perpangkatan dari nilai 16, seperti ditunjukkan pada table berikut.

Tabel 1.5 Bilangan Heksadesimal

Posisi Digit ( Dari Kanan)
Nilai tempat
1
160
=1
2
161
= 16
3
162
= 256
4
163
= 4096
5
164
= 65536

1.2.3.   Tugas Mencoba/ Mengumpulkan informasi


Untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang pengertian sistem bilangan dan jenis-jenis sistem bilangan, kamu dapat mencari sumber referensi lain dari internet. Kemudian analisislah tentang istilah-istilah berikut!
1. SISTEM BILANGAN
2. BILANGAN BINER
3. BILANGAN OKTAL
4. BILANGAN DESIMAL
5. BILANGAN HEXADESIMAL

Buatlah kesimpulan tentang istilah-istilah tersebut DISINI